Project Category: 2019 - 2024

Home / 2019 - 2024
Pengakuan Hutan Adat Desa Tenganan
Project

Pengakuan Hutan Adat Desa Tenganan

Desa Adat Tenganan Pegringsingan terletak di bagian Timur Pulau Bali. Secara administratif Desa Adat Tenganan Pegringsingan merupakan bagian dari Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Luas wilayah desa adat adalah 917,2 hektar, membujur arah Utara selatan, dari perbukitan hingga pantai dan diapit oleh dua perbukitan, terbagi menjadi: Area sawah : 840 hektar Hutan...

Memuliakan Kembali Alas Mertajati Tamblingan: Pengembangan Hutan Adat Dalem Tamblingan Catur Desa Buleleng – Bali sebagai Pusat Belajar Hutan Lestari Berbasis Tradisi
Project

Memuliakan Kembali Alas Mertajati Tamblingan: Pengembangan Hutan Adat Dalem Tamblingan Catur Desa Buleleng – Bali sebagai Pusat Belajar Hutan Lestari Berbasis Tradisi

Masyarakat Adat Dalem Tamblingan saat ini tersebar di empat desa, yaitu Gobleg, Munduk, Gesing, dan Umajero (Catur Desa). Berdasarkan catatan sejarah, Gobleg merupakan desa induk dari tiga desa lainnya, yaitu Munduk, Gesing, dan Umajero. Warga Gobleg diyakini sebagai turunan kraman Dalem Tamblingan yang mengungsi dari Gunung Lesung di selatan danau Tamblingan pada abad ke-10, disebut...

daridesa:  Optimalisasi Potensi Desa dalam Menjaga Lingkungan dan Mengembangkan Usaha Alternatif melalui Produksi Sabun Natural
Project

daridesa: Optimalisasi Potensi Desa dalam Menjaga Lingkungan dan Mengembangkan Usaha Alternatif melalui Produksi Sabun Natural

Masyarakat desa cenderung bersifat konsumtif dan instant, seperti dalam penggunaan sabun mandi untuk menjaga kebersihan kulit. Sabun mandi biasanya dibeli di warung-warung kelontong yang ada di dalam desa atau ketika pergi ke kota. Padahal desa memiliki potensi untuk membuat sendiri sabun mandi sebagai kebutuhan harian. Potensi desa yang ada belum dimanfaatkan secara optimal, di antaranya...

Mengikat Serat-serat Kehidupan: Riset dan Pendokumentasian Tenun Ikat sebagai Upaya Mengembalikan Pola Sandang Bali Tua
Project

Mengikat Serat-serat Kehidupan: Riset dan Pendokumentasian Tenun Ikat sebagai Upaya Mengembalikan Pola Sandang Bali Tua

Pola produksi dan konsumsi terkait erat dengan pangan dan sandang yang merupakan dua dari tiga kebutuhan pokok manusia. Pola produksi dan konsumsi pangan dan sandang sangat bergantung pada keadaan lingkungan, juga kondisi sosial dan budaya masyarakat. Pemenuhan kebutuhan pangan dan sandang secara berdaulat dan tidak bergantung pada pihak luar merupakan salah satu indikator kemandirian desa....

Pangkalan Data Desa Adat Kerobokan – Badung, Bali
Project

Pangkalan Data Desa Adat Kerobokan – Badung, Bali

Desa Kerobokan merupakan desa yang terletak di kawasan perkotaan, dan sejak tahun 1980-an mengalami transisi dari kehidupan desa tradisional menjadi kota pariwisata. Selain itu, globalisasi yang berkembang saat ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Kondisi tersebut mengakibatkan: Perkembangan pariwisata menyebabkan nilai tanah bertambah, di samping itu kebutuhan atas lahan untuk permukiman juga semakin meluas. Terkait dengan...

Wisata Ekologis Desa Bongancina
Project

Wisata Ekologis Desa Bongancina

Kebutuhan data desa yang akurat menjadi sangat penting dimiliki oleh tiap desa, salah satunya adalah Desa Bongancina – Kabupaten Buleleng. Pemerintah desanya mengundang Yayasan Wisnu untuk mendampingi perangkat desanya dan kelompok masyarakatnya membangun pangkalan data dan informasi yang akurat dan komprehensif. Tujuan besarnya adalah untuk mengembangkan ekowisata di Bongancina dengan berbagai potensi dan keunikan yang...

Ekologis Nusa Penida
Project

Ekologis Nusa Penida

Sejak bulan April 2018, Yayasan Wisnu bekerjasama dengan Global Environment Facility for Small Grants Programme (GEF-SGP) dan UNDP, melakukan program – program tentang Peningkatan Ketahanan Sosial Budaya – Ekologis Masyarakat dalam Menghadapi Desakan Globalisasi di Pulau Kecil – Nusa Penida. Program yang memiliki rentang waktu selama 2 tahun (2018 – 2020) berada di 4 wilayah...